A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: libraries/Guest_onlines.php

Line Number: 126

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: ub

Filename: libraries/Guest_onlines.php

Line Number: 138

BKL

Bina Keluarga Lansia

Rabu, 29 Oktober 2014 14:51:02 ppkskab

BINA KELUARGA LANSIA ( BKL )
a. PENGERTIAN
LANJUT USIA adalah seseorang yang berusia 60 tahun atau lebih. KELUARGA LANJUT USIA adalah keluarga yang di dalamnya terdapat anggota yang lanjut usia atau keluarga yang seluruh anggotanya yaitu suami dan istri sudah berumur 60 tahun. BINA KELUARGA LANSIA adalah kelompok kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga lansia dan keluarga yang memiliki anggota keluarga berusia di atas 60 tahun ke atas dalam pengembangan, pengasuhan, perawatan, dan pemberdayaan lansia agar dapat meningkatkan kesejahteraannya.
Lansia adalah akronim dari lanjut usia. Pada azasnya lanjut usia dapat di bedakan menjadi lansia awal ( 45 – 54 tahun ), pra lansia / pra senile ( 55 – 59 tahun ), dan lansia ( 60 tahun keatas ). Batasan usia lansia berbeda – beda sesuai dengan situasi social budaya setempat. Menurut UU No. 13 tahun 1998 lansia di Indonesia ditempatkan pada usia 60 tahun ke atas. Menurut WHO lansia di bedakan menjadi young ld : 60 – 69 tahun, old : 70 – 79 tahun ke atas, old old : 80 – 89 tahun ke atas dan very old 90 tahun ke atas ( Wasilah Rohmah, 2000 ) 
Dalam konteks ini BKKBN ( 1955 ) menggunakan batasan lanjut usia terdiri dari pra lansia ( 50 – 60 tahun ) dan lansia ( 60 tahun keatas ). Pada era pra lansia, pada umumnya lansia perempuan memasuki periode menopause. Meski usia merupakan cara untuk mendefinifikan lansia, namun pada dasarnya usia bukanlah factor terpenting ketika membicarakan kebutuhan kesehatan lansia.
b. Tujuan
Bina keluarga lansia bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan lansia, melalui kepedulian dan peran keluarga dalam mewujudkan lansia yang sehat, bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, mandiri, produktif dan bermartabat bagi keluarga dan masyarakat.